Skripsi

Jenis Teknologi Pendidikan

Jenis teknologi pendidikan Seiring dengan kemajuan teknologi yang mengglobal telah terpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik dibidang ekonomi, politik, kebudayaan seni dan bahkan di dunia pendidikan. Dunia pendidikan harus mau mengadakan inovasi yang positif untuk kemajuan pendidikan dan sekolah. Tidak hanya inovasi dibidang kurikulum, sarana-prasarana, namum inovasi yang menyeluruh dengan menggunakan teknologi informasi dalam kegiatan pendidikan. Teknologi pendidikan dapat mengubah cara pembelajaran yang konvensional menjadi nonkonvensional. Pembelajaran di sekolah perlu menggunakan serangkaian peralatan elektronik yang mampu bekerja lebih efektif dan efisien.

Walaupun demikian, peran guru tetap dibutuhkan di kelas, ia sebagai desainer, motivator, pembimbing, dan sebagainya dan tentunya sebagai sosok individu harus tetap dihormati. Oleh karena itu, pada makalh ini akan membahs macam-amacam alat an karakteristik teknologi pendidikan. Agar para calaon pendidik mengetahui teknologi apa saja yang apa digunakan dalam proses belajar mengajar.

RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan Latar Belakang di atas, maka pada makalah ini mempunyai Rumusan Masalah sebagai berikut:
1.      Bagaiaman pengertian alat teknologi pembelajaran?
2.      Apa saja macam-macam alat teknologi pembelajaran?
3.      Apa saja karakteristik alat teknologi pembelajaran?
4.      Apa saja kelebihan dan akekurangan menggunakan alat teknologi pembelajaran?
C.    TUJUAN PEMBAHASAN
Berdasarkan Rumusan Masalah di atas, maka pada makalah ini mempunyai Tujuan Pembahsan sebagai berikut:
1.      Memahami pengertian alat teknologi pembelajaran
2.      Memahami macam-macam alat teknologi pembelajaran
3.      Memahami karakteristik alat teknologi pembelajaran
4.      Memahami kelebihan dan akekurangan menggunakan alat teknologi pembelajaran

BAB II
PEMBAHASAN
MACAM-MACAM ALAT DAN KARAKTERISTIK
TEKNOLOGI PEMBELAJARAN

A.    Pengrtian Alat Teknologi Pembelajaran
Alat adalah perkakas, perabot, sesuatu yang digunakan untuk membantu mengerjakan sesuatu[1].  Alat atau Perkakas (Inggris: tools) adalah benda yang digunakan untuk mempermudah[2].
Sedangkan teknologi  pembelajaran adalah suatu cara atau suatu metode yang digunakan oleh seorang pendidik dalam mengarahkan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan baik menggunakan alat media atau disebut hardware maupun yang lebih penting sofeware, sehingga dalam mendidik peserta didik mereka dapat menerima materi yang diberikan oleh pendidik dengan rasa senang bukan terpaksa[3].Teknologi pendidikan dapat diartikan sebagai pegangan atau pelaksanaan pendidikan secara sistematis.
Dari pengertian teknologi di atas, maka penulis berpendapat bahwa teknologi pembelajaran adalah  suatu cara atau suatu metode yang digunakan oleh seorang pendidik dalam mengarahkan peserta didik untuk mencapai tujuan dengan menggunakan alat bantu yang disebut "hardware" antara lain berupa TV, radio, video, tape, computer, dan lain-lain. Selain dari itu pendidikan juga menggunakan teknologi yang disebut dengan "software" antara lain menganalisis dan mendesain urutanatau langkah-langkah belajar berdasarkan tujuan yang ingin dicapai dengan metode penyajian yang serasi dan penilaian keberhasilannya.
Dari pengertian alat dan teknologi di atas, maka pada makalah ini dapat merumuskan pengertian alat teknologi pembelajaran adalah perkakas, perabot yang digunakan untuk mengarahkan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan baik menggunakan alat media atau disebut hardware maupun yang lebih penting sofeware, sehingga dalam mendidik peserta didik mereka dapat menerima materi yang diberikan oleh pendidik dengan rasa senang bukan terpaksa.
B.     Macam-Macam Alat Teknologi Pembelajaran
Macam-macam teknologi pendidikan menurut Davies (1972) ada tiga yaitu Teknologi pendidikan satu atau perangkat keras(hardware), tenologi pendidikan dua atau perangkat lunak (software), dan teknologi pembelajaran gabungan antar perangkat keras dan lunak.[4]
1.      Teknologi pendidikan satu atau perangkat keras (hardware)
yaitu mengarah pada perangkat keras seperti proyektor, laboratorium, komputer (CD ROM, LCD, TV, Video dan alat elektroniklainnya). Teknologi mekanik ini dapat mengotomatiskan proses belajar mengajar dengan alat yang memancarkan , memperkuat suara, mendistribusikan, merekam dan mereproduksi stimuli material yang menjangkau pendengar/ siswa dalam jumlah yang besar. Jadi teknologi satu ini efektif dan efisien
1.      White board.
adalah salah satu teknologi dasar yang ada di sekolah yang membuat proses pembelajaran menjadi menarik. Sangat mudah menggunakan alat ini, apalagi dikombinasikan dengan komputer dan proyektor[5]. Papan tulis ini bisa dengan cepat berubah menjadi layar yang bisa dilihat oleh Peserta didik di kelas. Suara, objek dan gambar yang bergerak akan membuat pelajaran menjadi menarik dan mudah dipahami Peserta didik.
2.      Proyektor.
Merupakan salah satu teknologi yang digunakan di kelas. Pendidik dapat mempresentasikan pelajaran menggunakan transparansi berwarna dan bermakna yang bisa menarik perhatian Peserta didik dengan segara. Menggunakan proyektor dan komputer sangat bermanfaat. Pendidik bisa menunjukkan kepada Peserta didik beberapa dokumentasi, film dan presentasi powerpoint.
3.      Film
Film pendidikan dianggap efektif untuk digunakan sebagai alat bantu pengajaran. Film yang diputar didepan siswa harus merupakan bagian integral dari kegiatan pembelajaran[6].
4.      Rekaman pendidikan
Istilah asingnya recording, yaitu alat audio yang tidak diikuti dengan visual. Melalui alat ini kita dapat mendengarkan cerita, pidato, music, sajak, pengajian, dst. Rekaman ini sering dilakukan oleh kelompok individu/siswa, misalnya merekan ceramah guru.
5.       Sound Amplifier.
Sound ampliifier sangat berguna bila dipakai dalam kelas besar. Beberapa Peserta didik tidak bisa menangkap apa yang disampaikan oleh Pendidik karena mereka tidak bisa mendengar suara Pendidik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suara yang jelas dan kuat, mampu menarik perhatian Peserta didik sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih baik.
6.      Filmstrip dan Slide.
Filmstrip dan Slide diperlihatkan kepada Peserta didik-Peserta didik dengan menggunakan proyektor. Yang dilihat adalah gambar "mati" jadi bukan gambar yang hidup seperti film. Gambar itu dapat merupakan foto, tabel, diagram karton, reproduksi lukisan, dan sebagainya. Kecepatan memperlihatkan filmstrip atau slide dapat diatur oleh Pendidik dan bergantung kepada banyaknya komentar yang diberikannya tentang tiap gambar[7].
7.      Overhea projektot
Dapat memproyeksikan pada layar apa yng tergambar atau tertulis pada lembaran plastik transparan. Guru dapat membuat tulisan, catatan atau gambar pada lembaran transparan itu seprti yang dilakukannya dalam papn tulis. Teknologi ini dapat digunakan tanpa menggelapkan ruangan.
8.      TV
Merupakan alat elektronik yang berfungsi menyebarkan gambar dan diikuti oleh suara tertentu.. pada dasarnya sama dengan gambar hidup bersuara[8]
2.      Teknologi pendidikan dua atau perangkat lunak
Yaitu menekankan pentingnya bantuan kepada pengajaran. Terutama sekali dalam kurikulum, dalam pengembangan instruksional, metodologi pengajaran, dan evaluasi. Jadi teknologi pendidikan yang dimaksud disini adalah langkah-langkah yang diambil demi kelancaran proses pelaksanaan pendidikan. jadi alat pendidikan itu berupa usaha dan perbuatan yang secara konkrit dan tegas dilaksanakan, guna menjaga agar proses pendidikan bisa berjalan dengan lancar dan berhasil. Diantaranya:
1.      Alat pendidikan preventif
Ialah alat pendidikan yang bersifat pencegahan. Tujuan alat pendidikan preventif itu diadakan jika maksudnya mencegah anak sebelum ia berbuat sesuatu yang tidak baik . Dan untuk menjaga agar hal-hal yang dapat menghambat atau mengganggu kelancaran dari proses pendidikan bisa dihindarkan.Misalnya, tata tertib, anjuran dan perintah, larangan dan paksaan.
2.      Alat pendidikan represif
Disebut juga alat pendidikan kuratif atau alat pendidikan korektif. Alat pendidikan represif bertujuan untuk menyadarkan anak kembali kepada hal-hal yang benar, yang baik dan tertib. Alat pendidikan represif diadakan bila terjadi sesuatu perbuatan yang dianggap bertentangan dengan peraturan-peraturan, atau sesuatu perbuatan yang dianggap melanggar peraturan. Misalnya, pemberitahuan, teguran, hukuman dan ganjaran.
3.      Teknologi pendidikan tiga
Teknologi pendidikan tiga, yaitu kombinasi pendekatan dua teknologi yaitu "peragkat keras" dan perangkat lunak". Teknologi pendidikan tiga, orientasi utamanya yaitu ke arah pendekatan sistem, dan sebagai alat meningkatkan manfaat dari apa yang ada di sekitar. Teknologi pendidikan tiga dapat dikatakan sebagai pendekatan pemecahan masalah, titik beratnya dalam orientasi diagnostik yang menarik. Dari ketiga macam tekonologi di atas dapat dikatakan bahwa teknologi pendidikan dalam konteks sebenarnya adalah tidak hanya mengacu pada perangkat keras saja seperti yang umum dijadikan sebagai persepsi yang benar, namum juga meliputi perangkat lunak dan perpaduan keduanya perangkat keras dan lunak
Jika dilihat dari jenisnya, teknologi pembelajaran terbagi menjadi tiga yaitu teknologi auditif, visual, dan audio visual[9].
1.      Teknnologi auditif yaitu yang hanya mengandalkan suara saja seperi radio,kaset rekoorder, peringan hitam.media ini tidak cocok untuk orang tuli atau mempunyai kelainan pendengaran.
2.      Teknnologi visual yaitu Teknnologi yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Media ini ada yang menampilkan gambar diam seperti film strip, slides, foto, gambar atau lukisan, dan cetakan. Ada pula yang menampilkan gambar atau simbol yang bergerak seperti film bisu, dan film kartun.
3.      Teknnologi audio visual yaitu Teknnologi yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunya kemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua[10]

C.    Karakteristik Alat Teknologi Pembelajaran
Karakteristik disini yang dimaksu adalah Ciri khas dari suatu cara atau suatu metode yang digunakan oleh seorang pendidik dalam mengarahkan peserta didik untuk mencapai tujuan dengan menggunakan alat bantu yang disebut "hardware" antara lain berupa TV, radio, video, tape, computer, dan lain-lain. Selain dari itu pendidikan juga menggunakan teknologi yang disebut dengan "software" antara lain menganalisis dan mendesain urutan atau langkah-langkah belajar berdasarkan tujuan yang ingin dicapai dengan metode penyajian yang serasi dan penilaian keberhasilannya.
1.      Teknologi Pembelajaran satu (software)
a.      Teknologi auditif, karateristiknya:
§  Hanya mengandalkan suara saja
§  Dalam penyajiannya tidak ada gambar
§  Tidak cocok untuk orang tuli
b.      Teknologi visual, karakteristiknya:
§  Mengandalkan indra penglihatan saja
§  Ganbar yang ditampilkan statis, diam atau tidak bergerak
§  Tidak cocok untuk orang buta
c.       Teknologi audio visual
§  Menyajikan suara dan gambar
§  Menampilkan visual tau gambar yang dinamis (bergerak)
§  Digunakan dengan cara yang telah direncanakan oleh perancang
2.      Teknologi Pembelajaran dua (hard ware) ( kurikulum, metode, peraturan, langkah- langkah, manajemen( planing, organizing, aktuanting, controling)
§  Dapat terlihat bila sudah diaplikasikan dalam proses belajar mengajar
§  Berorientasi pada POAC
§  Selalu direncanakan dengan matang sebelum melakukan poses pembeljaran
§  Dalam proses pembelajaran bersanarkan pada kurikulum yang ditetapkan
§  Menggunakan metode yang sudah direncanakan
3.      Teknologi pembelajaran tiga ( gabungan soft ware dan hard ware)
§  Menyajikan suara dan gambar
§  Menampilkan visual tau gambar yang dinamis (bergerak)
§  Digunakan dengan cara yang telah direncanakan oleh perancang
§  Dalam pelaksanaan proses pembelajaran  mengguanakn audio visual dan metode tertentu yang telah direncanakan.
D.    Kelebihan dan Kekurangan Alat Teknologi Pembelajaran
Meskipun dalam penggunaannya jenis-jenis alat teknologi sangat dibutuhkan pendidik dan peserta didik dalam membantu kegiatan pembelajaran, namun secara umum terdapat beberapa kelebihan dan kelemahan dalam penggunaannya. Diantara kelebihan atau kegunaan alat teknologi pembelajaran yaitu:
a.      Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat veralistis (dalam bentuk kata-kata, tertulis atau lisan belaka)[11]
b.      Tekonologi pendidikan dapat meningkatkan fektifitas dan efisiensi proses belajar mengajar.
c.       Mengatasi perbatasan ruang, waktu dan daya indera, seperti: Objek yang terlalu besar digantikan dengan realitas, gambar, filmbingkai, film atau model. - Obyek yang kecil dibantu dengan proyektor micro, film bingkai, film atau gambar. - Gerak yang terlalu lambat atau terlalu cepat dapat dibantu dengan tame lapse atau high speed photografi,  Kejadian atau peristiwa yang terjadi masa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film,video, film bingkai, foto maupun secara verbal.
d.      Dengan menggunakan teknologi pembeljaran secara tepat dan bervariasi sifat pasif anak didik dapat diatasi. Dalam hal ini media pembelajaran berguna untuk: Menimbulkan kegairahan belajar. - Memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan. - Memungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri sesuai kemampuan dan minat masing-masing.
e.       Teknologi pendidikan sebagai mitra intelektual untuk mendukung pelajar[12]
·         Untuk membantu pelajar mengartikulasikan dan memprentasikan apa yang mereka ketahui.
·         Teknologi pendidikan dapat meningkatkan mutu pendidikan/sekolah.
·         Tekonologi pendidikan dapat meningkatkan fektifitas dan efisiensi proses belajar
mengajar.
·         Teknologi pendidikan dapat mempermudah mencapai tujuan pendidikan
 Adapun beberapa kelemahan dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran antara lain:
a.      Pihak Pendidik yang tidak bisa mengoperasikan/menguasai elektronika akan tertinggalkan oleh Peserta didik.
b.      Teknologi pendidikan memerlukan SDM yang berkualitas untuk bisa mempercepat inovasi sekolah, sedangkan realita masih kurang.
c.       Teknologi pendidikan baik itu hardware maupun soffware membutuhkan biaya yang mahal.
d.      Keterbatasan sarana prasarana sekolah akan menghambat inovasi pendidikan.
e.       Penggunaan teknologi pendidikan dalam bentuk Hardware memerlukan kontrol
yang tinggi dari guru atau orang tua terutama internet..
f.       Siswa yang tidak mempunyai motivasi yang tinggi cenderung gagal
Demikian beberapa kelebihan dan kekurangan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Kelebihan dan kekurangan yang disebutkan oleh pemakalah hanyalah sebagian, masih banyak kelebihan dan manfaat yang dihasilkan dengan menggunakan teknologi dalam pembelajaran


 
BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
1.Alat teknologi pembelajaran adalah perkakas, perabot yang digunakan untuk mengarahkan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan baik menggunakan alat media atau disebut hardware maupun yang lebih penting sofeware, sehingga dalam mendidik peserta didik mereka dapat menerima materi yang diberikan oleh pendidik dengan rasa senang bukan terpaksa.
2.                  Macam- macan alat teknologi pembelajaran
Macam-macam teknologi pendidikan menurut Davies (1972) ada tiga yaitu
a.      Teknologi pendidikan satu atau perangkat keras (hardware) yaitu mengarah pada perangkat keras seperti proyektor, laboratorium, komputer (CD ROM, LCD, TV, Video dan alat elektroniklainnya).
b.      Teknologi pendidikan dua atau perangkat lunak Yaitu menekankan pentingnya bantuan kepada pengajaran..
c.       Teknologi pendidikan tiga, yaitu kombinasi pendekatan dua teknologi yaitu "peragkat keras" dan perangkat lunak.
Jika dilihat dari jenisnya, teknologi pembelajaran terbagi menjadi:
a.       Teknnologi auditif yaitu yang hanya mengandalkan suara saja seperi radio,kaset rekoorder, peringan hitam
b.      Teknnologi visual yaitu Teknnologi yang hanya mengandalkan indera penglihatan.
c.       Teknnologi audio visual yaitu Teknnologi yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar.
3.            Karakteristik alat teknologi pembelajaran.
a.      Teknologi pembelajaran satu atau perangkat keras
§  Audio karakteristiknya: Hanya mengandalkan suara saja, Dalam penyajiannya tidak ada gambar, Tidak cocok untuk orang tuli
§  Visual karakteristiknya: Mengandalkan indra penglihatan saja, Ganbar yang ditampilkan statis, diam atau tidak bergerak, Tidak cocok untuk orang buta
§  Audio visual: Menyajikan suara dan gambar, Menampilkan visual tau gambar yang dinamis (bergerak), Digunakan dengan cara yang telah direncanakan oleh perancang
b.      Teknologi pembeljaran dua atau perangkat lunak karakteristiknya: Dapat terlihat bila sudah diaplikasikan dalam proses belajar mengajar, Berorientasi pada POAC, Selalu direncanakan dengan matang sebelum melakukan poses pembeljaran, Dalam proses pembelajaran bersanarkan pada kurikulum yang ditetapkan.
c.       Teknologi pembeljaran gabungan karakteritiknya:Menyajikan suara dan gambar, Menampilkan visual atau gambar yang dinamis (bergerak), Digunakan dengan cara yang telah direncanakan oleh perancang
d.      Dalam pelaksanaan proses pembelajaran  mengguanakn audio visual dan metode tertentu yang telah direncanakan

4.      Kelebihan dan kekurangan teknologi pembelajaran
Kelebihan teknologi pembelajaran diantarnya:
a.      Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat veralistis (dalam bentuk kata-kata, tertulis atau lisan belaka)
b.      Tekonologi pendidikan dapat meningkatkan fektifitas dan efisiensi proses belajar mengajar.
c.       vDengan menggunakan teknologi pembeljaran secara tepat dan bervariasi sifat pasif anak didik dapat diatasi
d.      Teknologi pendidikan sebagai mitra intelektual untuk mendukung pelajar
Kekurangan teknologi pembelajaran diantarnya:
a.      Pihak Pendidik yang tidak bisa mengoperasikan/menguasai elektronika akan tertinggalkan oleh Peserta didik.
b.      Penggunaan teknologi pendidikan dalam bentuk Hardware memerlukan kontrol
yang tinggi dari guru atau orang tua terutama internet.
c.       Teknologi pendidikan baik itu hardware maupun soffware membutuhkan keahlian tertentu..



DAFTAR PUSTAKA


Brian Prabaswara. Kamus Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: APRINDO.
Bahri Djamarah dan Aswan Zain, 2006. Strategi Belajar Mengajar .Jakarta: PT Rineka Cipta
Mohammad Arif AM. 2010. Teknologi pendidikan. Kediri: STAIN Kediri Press.
Nasution. 1994. Teknologi Pendidikan. Jakarta Bumi: Aksara
Sudarwan Danim. 1994. "Media Komunikasi Pendidikan" Jakarta: Bumi Aksara.
Arsad Azhar. 2008. Media Pembelajaran.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

[1] Brian Prabaswara. Kamus Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: APRINDO. Hal 47
[2]Kamus Besar Bahasa Indonesia. Hal 232
[3] Mohammad Arif AM. 2010. Teknologi pendidikan. Kediri: STAIN Kediri Press. Hal 3
[4] Arsad Azhar. 2008. Media Pembelajaran.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Hal 76
[5] Nasution. 1994. Teknologi Pendidikan. Bumi Aksara: Jakarta hal 102
[6] Nasution. 1994. Teknologi Pendidikan. Bumi Aksara: Jakarta hal 104
[7] Nasution. 1994. Teknologi Pendidikan. Bumi Aksara: Jakarta hal 105
[8] Sudarwan Danim dalam 1994. "Media Komunikasi Pendidikan" Jakarta: Bumi Aksara. hal 17-22
[9] Bahri Djamarah dan Aswan Zain, 2006. Strategi Belajar Mengajar .Jakarta: PT Rineka Cipta. Hal 86
[10]Arsad Azhar. 2008. Media Pembelajaran.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Hal 91-102
[11] Bahri Djamarah dan Aswan Zain, 2006. Strategi Belajar Mengajar .Jakarta: PT Rineka Cipta. Hal 35
[12] Arsad Azhar, 2008, Media Pembelajaran ,Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Hal 23